Tora merupakan tanda isyarat bagi Jepang untuk melakukan penyerangan dan secara teliti menggambarkan kembali serangan atas Pearl Harbour dan peristiwa-peristiwa yang mendahuluinya. Pada awalnya sangat jelas sekali posisi dari Amerika dan Jepang. Imperialisme Jepang memutuskan untuk memulai penyerangan. Para petinggi U.S mengabaikan kemungkinan tersebut. Pesan-pesan dari Jepang yang dicegat memperingatkan hal tersebut tetapi tidak pernah sampai ke meja FDR, radar pengintaian diabaikan. Sekitar Pk. 08.10 kapal perang SS Arizona meledak dihantam bom tembus baja seberat 3,8 ton yang jatuh di geladak kapal. Kurang dari sembilan menit meledak dan menewaskan seluruh awaknya yang berjumlah 1.177 awak.kapal perang SS Oklahoma terguling dihantam beberapa torpedo. Kapal perang SS California dan SS West Virginia tenggelam dalam posisi terambat. Kapal latih SS Utah terbalik dengan 50 ABK-nya. Kapal SS Maryland, SS Pennsylvania dan SS Tennesee mengalami kerusakan berat. Kapal SS Nevada yang sempat menghindar keluar dan mendapat  beberapa kali hantaman dan terpaksa menepi.


Serangan yang tak pernah terduga ini menewaskan 2.388 orang Amerika dengan korps marinir dan 48 orang sipil. Mereka yang terluka sebanyak 1.178 orang. Kerugian materi yang diderita oleh Amerika sangat besar. 12 kapal perang tenggelam dan 9 rusak berat. Dan lebih parah lagi sebanyak 164 pesawat tempurnya hancur dan 159 lainnya rusak. Tragedi tersebut terjadi pada tanggal 7 Desember 1941.
Pada tahun 1940, di Eropa terjadi perang yang melibatkan aliansi tengah yang beranggotakan Nazi Jerman dan Italia. Sebagai reaksi perang ini Inggris, Belanda dan Perancis menarik pasukannya di Asia Tenggara untuk memperkuat tentaranya di Eropa. Hubungan Jepang yang sudah tidak harmonis lagi dengan Amerika membuat Jepang bergabung dengan Aliansi Tengah. Penandatanganan dilakukan olek dubes Jepang untuk Jerman Saburo Kurusu di gedung Kanselir, Berlin. Negara Jepang merasa punya beking yang kuat. Bagi Amerika, keikutsertaan Jepang ke dalam Aliansi Tengah membuat Amerika berang, Amerika lalu melakukan embargo ke Jepang, terutama minyak. Embargo ini ditanggapi serius oleh Jepang dan dianggap sebagai ancaman nasional Jepang. Hal tersebuta merupakan salah satu sebab penyerangan Jepang terhadap Pearl Harbour. Serangan dadakan ini memiliki sandi yang terkenal yaitu Tora, Tora, Tora.
Sehari setelah serangan Jepang ini, Presiden Franklin Delano Roosevelt di depan kongres Amerika membacakan pidatonya yang terkenal yaitu Day Of Infamy. Atas kejadian itu, pemerintah Amerika menyatakan perang dengan Jepang. Tiga hari kemudian Jerman dan Italia yang menjadi sekutu Jepang menyatakan perang terhadap Amerika. Perang terbuka ini menyulut perang dunia ke-dua. Lembaran sejarah dibuka dengan ditandai serangan Jepang terhadap pangkalan Amerika di Pearl Harbour dan ditutup dengan dihancurkannya Hirosima dan Nagasaki oleh Amerika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s